Aien : Dunia Tanpa Batas...!!!!
  Indonesian Muslim Blogger' /  Family Blogs - BlogCatalog Blog Directory  blog-indonesia.com'/  KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

aien's posts with tag: sedih

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag sedih
Blog EntryCuti ‘Tuk Ia TersenyumJan 24, '08 8:32 PM
for everyone

Telepon Susi membuatku senang... “Aku mau ke Jakarta, Mbak!”...

”Sama anak-anak?”...

”Enggak. Sama supir aja,” kata Susi....

Kudengar suaranya berbeda. Tidak lirih atau tidak lagi banyak mendesah. Susi tampaknya mulai bisa tersenyum....

 

 

 

Akhirnya, Kamis kemarin, aku ambil cuti 1 hari.

”Biar seharian bisa sama Susi,” batinku.

 

Susi datang.... Di teras rumah, aku berusaha tersenyum... (HIKS!--- padahal, mataku juga mulai panas... pengin nangis).... Please : Aien harus lebih tegar!!!!...

Justru Susi yang memulai....

”Mbak Aien!...” Susi menghambur ke pelukanku. Dia Menangis!!!!

 

**********

 

Tanggal 12 Juni 2007, Wulung, suami Susi, meninggal mendadak karena pecahnya pembuluh darah di batang otak.... saat Almarhum sedang tugas luar kota di Bogor...

Segalanya berlangsung cepat...

Wulung meninggal di usia sangat muda, baru 34 tahun. Dua anaknya pun, masih kecil. Salsa 5 tahun, dan Rafi 3 tahun (seusia dua anakku)

 

Kami kontrak rumah bersebelahan.... Maklum, sama-sama anak rantau dari Solo. Hubungan kami pun sangat dekat. Melebihi segalanya. Setiap hari libur, kita habiskan waktu bersama-sama.... Masa-masa itu begitu indah....

 

**********

 

Kamis kemarin, Susi datang.

Dari pagi aku menemani dia, mulai dari mengurus dana pensiun BRI hingga ngubek-ngubek Mall di Jakarta.

”Aku mau cari oleh-oleh buat Salsa dan Rafi,” kata Susi

”Gimana kalau kaos bernama?”

Akhirnya kita ngubek-ngubek Plaza Semanggi... dan dapat.

 

”Aku mau cari oleh-oleh buat Ibu,” kata Susi lagi. ”Pesennya Parfum, tapi hanya ada di Blok M.”

Akhirnya kita ngubek-ngubek Blok M Plaza.

”Creambath yuk Sus.” kataku yang langsung di-iyakan Susi. Dan kita pun ber haha hihi di Salon.

 

Menjelang sore. ”Aku ikut aja Mbak, ke Citos,” kata Susi menyambut tawaranku.

Akhirnya, kami berdua ke Citos, ketemuan teman-teman MP-ku.

Ada Ella, Rachel, Arie, Bang Andra, Mas Wisnu, Mbak Rubi, Mbak Lita, Atus. dan banyak lagi.

 

”Mbak, trimakasih banyak. Hari ini aku senang sekali. Aku bisa ketawa-ketawa sama Mbak Aien..... Pinginnya, sih di Jakarta terus, tapi.... kasihan anak-anak,” Susi memelukku di dalam mobil. Malam itu juga Susi pulang lagi ke Solo.....

 

”Sus, janji ya.... jangan sedih lagi.....,” mataku mulai berair.

--- AKU BENCI PERPISAHAN !!!!! ---   

”Janji tidak nangis lagi.... Janji untuk memulai hidup baru dan pikirkan masa depan. Pikirkan anak-anak!”

 

HIKS!... Sebenarnya.... justru aku yang ingin menangis sekuat-kuatnya....

Betapa hidup ini tidak pernah bisa kita prediksi!!!!!!!

 


Blog EntrySedih, Kenapa Harus Menangis?Jan 4, '08 9:32 PM
for everyone

"Tau nggak sih, aku nih sedang sedih," kataku kesal. Tapi, kayaknya temanku nggak tahu juga... Huh!!!!!...

Dongkol, aku hanya bisa membatin....."#$&&()**^&%^%$^$%#$!!!!!!!"

Bisa nggak sih kita diberi kebebasan (bebas waktu, bebas sendiri, bebas tidak tertawa, bebas-bebas-bebas....) untuk satu jam saja... atau setengah jam saja... atau lima menit saja...???? ------ UNTUK BERSEDIH ------

Lucunya, ---dan itu membuatku jadi tertawa (dalam hati)--- temanku justru bertanya, "Ah yang benar In, emang kamu sedang sedih? Sedih apaan? Mukamu biasa-biasa saja..."

Benar juga sih... mungkin (sesuai anggapan umum), kalau aku sedih, aku harus menangis.. hu-hu-hu-hu-hu.....

(huahahahaha = aku tertawa karena aku tidak bisa menangis)

Lantas, kenapa aku harus menangis sementara aku tidak perlu mengeluarkan air mata.... Bisa nggak sih aku bersedih tanpa menangis?...

"Gila lo In, pacar direbut cewek lain kamu nggak nangis!" ujar temanku.

"Loh aku kan bisa cari yang lain...." jawabku enteng... "GUBRAKS!".... hahahahaha....


Blog EntryTahun Baru, Matahari Kok Malu-MaluDec 31, '07 8:49 PM
for everyone

Hepi nyu-yer!!!!!...
Tit-tit-tit... ini sms ke 21 yang aku terima di pagi hari.. semua mengucapkan : ”Selamat Tahun Baru 2008...”

Wah, sekarang sudah ganti tahun ya?  - sok surprais gitu –

Tidak ada yang berbeda, kecuali tadi malam di depan rumahku ribut banget...

Mungkin sekitar belasan orang tiup terompet, bakar mercon, de-el-el
**** malam ini aku memilih tidur lebih awal.... dingiiiiinnnn..... ****

Pinginku, pagi harinya aku bisa bersepeda sama suami dan dua anakku....
Tapi, sungguh mengecewakan ”hiks...!!”... paginya ternyata HUJAN!!!!
Nggak jadi deh kita sepeda-sepedaan... Sedih (lagu : Kisah Sedih Di Tahun Baru)....
Sampai jam 9 pagi, matahari masih malu-malu bersinar... please deh!

Tahun Baru-ku..... oh! 


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.