Aien : Dunia Tanpa Batas...!!!!
  Indonesian Muslim Blogger' /  Family Blogs - BlogCatalog Blog Directory  blog-indonesia.com'/  KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

ReviewReviewReviewFifi P. JubileaFeb 16, '08 1:06 AM
for everyone
Category:Other
--- Mencetak ‘Pangeran Charles’ Hafal Al Quran ---

Fifi ingin memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Ia bangun sekolah yang dikelola dari hati nurani. “Sekolah ini hanyalah satu dari sekian banyak cintaku yang besar pada anak-anak. Aku ingin menjawab semua kegelisahanku,” ucap Fifi.

Fifi tak tanggung-tanggung. Sekolah yang ia beri nama JISc (Jakarta Islamic School) menjadi satu-satunya sekolah yang lulusannya bisa mendapat 3 ijazah; dari Amerika, Inggris, dan Indonesia.

“Seperti yang sudah kita ketahui, banyak sekolah Islam terpadu, namun belum ada yang internasional. Begitu pula banyak sekali sekolah internasional namun bukanlah sekolah Islam terpadu,” ujar Fifi penuh keyakinan.

--- Kurikulum Poligami ---

Fifi gregetan -demikian ia menggabarkan perasaannya- manakala ia lihat pendidikan di luar negeri jauh lebih maju dibanding pendidikan yang ada di Indonesia.

”Yang jadi masalah, anak-anakku yang sekolah di luar negeri, ketika pulang (ke Indonesia), kebingungan cari sekolah, karena lihat knowledge-nya sangat jauh. Di luar negeri standar pendidikan yang dipakai bagus,” ungkap ibu tiga anak. Sejak tahun 1996 hingga 2001 ia tinggal di Australia, Singapura, dan Malaysia.

Pulang ke Indonesia, Fifi ingin membuat sesuatu yang beda. ”Yaitu, bikin sekolah yang kualitasnya sama dengan yang di luar sana. Orang tua tidak perlu susah-susah menyekolahkan anaknya ke luar negeri. Cukup sekolah di Indonesia tapi bisa mendapatkan ijazah yang sama dengan bersekolah di luar negeri,” ujar Fifi bersemangat.

Dan yang menjadi alasan utama Fifi, ”konsepnya harus riil seperti yang diingi para ibu.”

Fifi ingin anak didiknya kelak bisa menjadi pemimpin di jamannya nanti.
”Seperti kata bijak yang mengatakan, didiklah anakmu sesuai dengan jamannya. Jadi fungsinya pendidikan sesuai dengan jamannya nanti. Karena itu harus go internasional, Anak kita harus sama dengan anak-anak di luar negeri. Yang kedua ia dididik hingga memiliki pribadi Islami, dan ketiga, anak harus tetap cinta pada Indonesia,” ujar Fifi.

Makanya, lanjut Fifi, kurikulumnya ia sebut kulikulum poligami. ”Karena internasionalnya ada, indonesia ada dan islaminya juga ada.

--- Mengontrak Rumah Hantu ---

Tahun 2003 JISc berdiri.
”Awalnya saya menyewa rumah yang sudah lama kosong di Pangkalan Jati. Kata orang rumah hantu. Saya bayar 3 juta dulu untuk 3 bulan dan langsung saya cat warna ungu karena waktu itu cat yang paling murah ya warna itu, 5 kilo hanya 20 ribu,” Fifi-pun tertawa lepas.

Di tahun kedua, Fifi sudah bisa membeli sebidang tanah di kawasan Kalimalang. Dan yang membuat Fifi bangga, di usianya yang baru 4 tahun, JISc sudah menempati gedung megah di atas tanah seluas 4250 meter senilai 7 milyar.

”Padahal SPPnya murah. Kalau dihitung-hitung, kayaknya tidak mungkin. Untuk gaji guru saja (bila dihitung diatas kertas) tidak akan mencukupi. Tapi sekarang kita punya gedung sendiri dan punya cabang 3 tempat,” ujar Fifi bangga.

Fifi survive karena ia tahu apa yang ia lakukan. Ia bikin sendiri kurikulum JISc. ”Kurikulum saya buat sesuai dengan keadaan yang ada disini. Disebut combain curriculum karena memakai kurikulum diluar tapi disesuaikan dengan yang disini.”

Materi kebanggaan Fifi adalah Kalifah Programe.
”Kita bikin sendiri karena kita ingin mereka jadi pemimpin atau Kalifah. Yaitu bagaimana melatih anak di dunia realita seperti Mac Giver. Misalnya kalau terkunci di kamar mandi, apa yang akan kita lakukan. Atau kalau kamu tidak ada ibu, kamu meski ngapain? Atau kalau di dekati orang, apa sikap kita. Karena sekarang banyak kejadian, orang menculik atau memperkosa banyak dari kalangan terdekat. Atau melatih anak mengatakan tidak saat ia dipegang atau di dekati orang yang tidak dia kenal,” jelas Fifi, bangga.

--- Hafal Al Quran ---

Fifi juga mengembangkan sayapnya dengan mendirikan pesantren untuk siswa SMP di kawasan Puncak yang dingin.

”Sekolah yang mencetak anak hafal Al Quran yang memiliki academy skills International Programe. Kurikulum, ijazah, ujian, trainingnya, sama dengan (yang didapat) ’Pangeran Charles’. Tapi pangeran yang hafal Al Quran,” ujar Fifi sambil tertawa.

Muridnya hanya 44. Kata Fifi, ia sangat memikirkan kualitas bukan kuantitas. Dan lagi, pesantrennya hanya ada 4 bungalow. 1 bungalow terdiri dari 3 kamar untuk menampung 11 anak.

Sama halnya degnan JISc, pesantren Fifi ini juga memperoleh dua sertifikat internasional dari Amerika dan Inggris yang diakui di seluruh dunia

”Kita membali ilmu dengan hati bukan dengan materi. Jadi banyak orang yang membantu, termasuk konsultan-konsultan dari luar negeri. Kita patner mereka. Bukankan kita ingin mencetak anak-anak yang kelak menjadi pemimpin di negerinya sendiri?” ungkap Fifi.

--- Merasa Sendiri ---

Fifi merasa, kesuksesannya adalah pemberian Tuhan. ”Gift ada karena Allah menghendaki. Dan kalau jujur, siapa yang bisa menginspirasi aku, kalau bukan Allah. Karena setiap kepepet selalu ada jalan,” ujar Fifi.

Ia mencontohkan, dengan SPP 450 ribu perbulan dengan jumlah siswa 1150 (setiap kelas diisi 16 murid), untuk gaji guru sedemikan banyak (ada 225 orang guru) tentulah tidak cukup.

”Tapi selalu saja ada jalan. Itu tidak bisa digambarkan. Aku cinta karena itu. Hari ini saja uang sedang nol. Kadang terpikir kok tidak terbudget ya?” ujar Fifi dengan senyum mengembang.

Namun, ada yang membuat Fifi tetap merasa kurang. ”Aku selalu merasa sendiri. Karena mimpiku terlalu indah tapi sumber daya uang dan manusia tidak mendukung. Sementara aku mesti membawa sekolah ini berkembang lebih pesat lagi,” ungkap Fifi seraya matanya menyapu deretan kelas ber-ac yang ia disain warna-warni.

Sri Inayati Hisyam / Aien
Tabloid Wanita Indonesia


17 CommentsChronological   Reverse   Threaded
chaerulanwar wrote on Feb 16
ReviewReviewReviewReview
luar biasa
dimwo wrote on Feb 16
ReviewReviewReviewReview
hebat ya... penge deh punya anak hapal quran, jgn sppt ibunya yang jeblok. Padahal mendidik anak ya harus conto-in ya....
vietnanti wrote on Feb 16, edited on Feb 16
ReviewReviewReviewReview
Saluut banget sama mba Fifi......semangat ya itu lo...masih muda pula.....mudah2an banyak mba Fifi-mba Fifi lain yang lahir di bumi Indonesia ini....biar dunia pendidikan kita makin maju. Thanks ya mba Aien sharingnya
mycita wrote on Feb 16
@Chaerul :

Yuup, luar biasa ya.....
Thanks Mas, uda sharing....

mycita wrote on Feb 16
@Widad :

Hahahaha... sama' Mbak Widad...
padahal... anak itu lihat orang tua ya?.... jadi.. kita harus blajar lagi neeeh....
mycita wrote on Feb 16
@Dewi :

Sama-sama Mbak Dewi....
Oya... kalo nggak salah, Mbak Dewi juga pendidik kan?...
salam hangat untuk anak-anak yaaa.....

uliy wrote on Feb 17
luar biasa ya...
nanti aq juga mau punya anak "pangeran charles yang hafal Al Quran" :)
mycita wrote on Feb 18


aku sih maunya punya anak... "pangeran William yang hafal Al Quran, Mbak Uliy..."
hehehehehe.....

perajutkata wrote on Feb 22
ReviewReviewReviewReviewReview
wah tfs mbak
siapa tau anakku sekolah disana he he he
mycita wrote on Feb 23

sip-sip-sip.... Amiiiinnnnn.....
ikut mendoakan Tyan.....

ryanthiemungil wrote on Feb 26
ReviewReviewReviewReviewReview
mba pesantren buat org dewasa ada ga yaaaa? pengen belajar ilmu Al-Quran lebih dalam lg euy.
mycita wrote on Feb 26

wah, kayaknya Mbak Fifi belon bikin seperti itu....
dan aku juga nggak tau, ada nggak ya tempat yang dimaksud Rianti?... mungkin ada tapi aku nggak tau dimana?.....
pasti bagus banget ya kalo ada....

ni2s wrote on Mar 6
ReviewReviewReview
satu kata : SALUT bwat mba Fifi !
merasa kurang demi kemajuan tuh bagus mba; mbuat kt slalu ingin bgerak maju
dah banyak yg mba FIfi lakukan dbanding bbp. kaum kt yg hanya bs tkungkung tanpa byk yg bs dperbuat, anywy slm ya bwat mba ber-dua!
bundakirana wrote on Mar 6
wow.. saya baru dengar ttg beliau.. tfs banget ya... eh iya.. salam kenal Aien!:)
mycita wrote on Mar 6, edited on Mar 6
ReviewReviewReview
sama-sama Ninis..... salut juga....
tengkyu....

mycita wrote on Mar 6

Iya Bunda...
salam kenal juga yaaaa.....

nnk69 wrote on Jun 22
Ngomong-ngomong,kritikan nih buat mam fifi ya,agar terjaga dong kebersihan lingkungan sekolahnya,karena islam itu mengajarkan kebersihan,kalo masalah bayaran cukup tinggi loh,orang 1 bulan itu Rp 475000,belum tiap kenaikan bayar +/- Rp 2.500.000,belum uang buku dan native,dan daya listrik kurang sehingga sering mati listriknya,akibatnya ac bakalan cepet rusak,jadi kritikan ini memacu agar jisch dapat membenahi kekurangan,sehingga sekolah tersebut menjadi kebanggaan islam
Add a Comment
How would you rate this thing? (optional)
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.