Aien : Dunia Tanpa Batas...!!!!
  Indonesian Muslim Blogger' /  Family Blogs - BlogCatalog Blog Directory  blog-indonesia.com'/  KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blog Entry-- BUTIR-BUTIR BUDAYA JAWA 8 --Feb 27, '08 12:31 PM
for everyone

Tuhan itu memenangkan manusia bagaimana pun juga.

 

Menghormati dan mencintai orang tua, antara lain ditunjukkan Mbak Tutut dengan mencatat butir-butir penting nasehat dan petuah ayahandanya, HM Soeharto.

 

Berawal dari sebuah notes, dengan tulisan tangannya Mbak Tutut mengumpulkan semua nasehat itu, kemudian mencetaknya menjadi sebuah buku berjudul ‘Butir-butir Budaya Jawa’.

 

“Salah satu pemberian Bapak dan Ibu sejak kami kecil, adalah butir-butir pituduh (pengajaran) dan wewaler (pantangan). Semua sangat berharga dan besar manfaatnya, sebagai salah satu petunjuk dan pegangan hidup dalam kami meniti kehidupan di dunia ini,’ kata Mbak Tutut.

 

Ia mempersembahkan buku itu sebagai hadiah ulang tahun pernikahan ayah bundanya yang ke 40.

 

Berikut ini petikkan sebagian isinya yang merujuk kepada upaya mencapai  hidup yang damai sejahtera, penuh kasih sayang dan tanggung jawab, dalam harmoni keberagaman.

 

Ketuhanan Yang Maha Esa

 

v       Tuhan itu satu, ada di mana-mana, abadi, pencipta alam seisinya, dan menjadi sesembahan manusia sejagad raya, dengan memakai tata caranya masing-masing.

 

v       Tuhan itu ada di mana-mana, juga ada pada dirimu, tapi jangan engkau berani mengaku dirimu Tuhan.

 

v       Tuhan itu jauh tanpa ada batasnya, dan dekat sekali tapi tidak dapat bersentuhan.

 

v       Tuhan itu abadi, tidak dapat digambarkan perwujudan-Nya, merupakan sebab yang pertama dan merupakan tujuan terakhir dari segala ciptaan yang ada.

 

v       Tuhan itu dapat berwujud, tapi perwujudan itu bukanlah Tuhan.

 

v       Tuhan itu berkuasa tanpa menggunakan alat apa pun; pencipta alam seisinya, baik yang tampak maupun yang tidak tampak.

 

v       Tuhan itu tidak membeda-bedakan makhluk-Nya.

 

v       Tuhan itu Maharahim dan Mahakasih, dan kebahagiaan semesta ini adalah anugerah Tuhan.

 

v       Tuhan itu Mahakuasa, tidak ada yang dapat menggagalkan kepastian atas kehendak Tuhan.

 

v       Tuhan itu tidak tidur. (Tuhan mengetahui segala-galanya).

 

v       Berbeda-beda pemberian Tuhan kepada ciptaan-Nya.

 

v       Janganlah engkau hanya ingat keadaan yang tampak saja, sebab hal yang tampak ini adanya malah tidak abadi.

 

Kerohanian

 

v       Terjadinya dirimu itu melalui adanya ibu-bapakmu.

 

v       Manusia itu memiliki sifat Tuhan.

 

v       Makhlus halus itu ada 4 macam, pertama yang dapat memerintah manusia tetapi dapat pula memberi pertolongan kepada manusia; ke-dua yang dapat memerintah manusia tetapi tidak dapat memberi pertolongan kepada manusia; ke-tiga yang tidak dapat memerintah manusia tetapi dapat membantu manusia, ke-empat yang tidak dapat memerintah manusia tetapi juga tidak dapat membantu manusia.

 

v       Makhluk halus itu ada dua macam, yaitu yang mencelakakan dan yang menolong manusia.

 

v       Adalah Guru Sejati yang dapat menunjukkan mana makhlus halus yang menolong dan mana yang mencelakakan.

 

v       Cakra manggilingan (hidup itu bagaikan roda yang terus berputar).

 

v       Jaman itu serba berubah.

 

Kemanusiaan

 

v       Manusia sekedar menjalani, diibaratkan laksana wayang.

 

v       Hati suci mengarah ke keselamatan. 

 

v       Mawas diri, selalu ingat dan waspada.

 

v       Merendahkan diri.

 

v       Unggul tanpa mengalahkan.

 

v       Barang siapa jujur akan didapat (akan kelihatan pada akhirnya).

 

v       Harus berbudi sentosa.

 

v       Bersahajalah.

 

v       Jadilah orang yang berbudi luhur.

 

v       Orang yang tidak baik itu adalah tidak mau bekerja wajar.

 

v       Barang siapa lupa akan perbuatan yang baik akan menemui mala petaka.

 

v       Barang siapa takut berbuat salah dan berani berbuat benar, itu tergolong manusia utama.

 

v       Orang pandai tapi bertabiat jelek, kegemarannya bersama dengan orang jahat.

 

v       Jun (sejenis tempayan) yang tidak penuh bergoyang, kalau penuh ia tenang.

 

v       Sapi yang keras dan parau suaranya, pasti sedikit air susunya. 

 

v       Jangan takut menghadapi kesukaran, sebab hidup di dunia memang sukar.

 

v       Janganlah mengajarkan kebencian terhadap orang lain, sebab hal yang demikian menanam percekcikan yang tidak ada habis-habisnya.

 

v       Jangan memamerkan keluhuran, jangan memamerkan kekuatan, memamerkan kepandaian.

 

v       Jangan menjadi orang kecewa hidupnya sebab orang yang kecewa hidupnya itu bukan orang yang arif.

 

v       Jangan girang kalau dipuji dan jangan benci kalau dicela.

 

v       Jangan bersahabat dengan orang jahat, nanti ketularan jahatnya. Bergaullah dengan orang pandai, biar ketularan pandainya.

 

Kebangsaan

 

vKalau engkau menjadi prajurit, janganlah engkau ingin berkuasa sendiri, sebab akan ada yang mengalahkan dirimu, jikalau engkau sudah tidak ketempatan derajat lagi. Sedang prajurit yang ingin berkuasa karena ada penguasa negara yang tidak berjiwa besar dan berhati mulia, itu bisa menjadi pemuka prajurit di negara itu.

 

v       Penguasa yang hanya membanggakan kuat persenjataannya itu tidak terhormat hidupnya, karena rakyatnya takut kalau dibunuh.

 

v       Jikalau ada penguasa yang berasal dari orang yang tidak baik, tidak lama pasti akan ketahuan jeleknya, sebab semuanya akan tampak dari tindakan penguasa itu.

 

v       Prajurit yang senang kepada rakyat jelata, menjadi kesayangan rakyat dalam negara itu.

 

v       Penguasa yang enak hidupnya hanya karena banyak harta bendanya, kelak matinya tidak akan terhormat. Oleh karena itu jangan kejam dan sewenang-wenang terhadap rakyatnya.

 

v       Kehidupan negara akan menjadi gelap-gulita, apabila kurang sandang kurang pangan dan penguasanya tidak berjiwa besar dan berhati mulia; lagi pula tidak ada orang yang mampu mewujudkan kesejahteraan, di situ negara akan dikuasai oleh dhemit dan banaspati.

 

v       Penguasa yang kejam dan serakah jangan dihormati, sebab penguasa yang demikian itu akan membuat rusak negara.

 

v       Perang itu baik kalau bertujuan untuk kemerdekaan negara dan bangsa, tapi jelek kalau perang itu bertujuan merampas harta benda orang ataupun negara lain.

 

Kekeluargaan

 

v       Anak cucu itu didiklah ke arah keutamaan, didiklah tata susila, agar dapat menjadi sinar cahaya keluarga.

 

v       Orang tua harus mengajarkan yang baik dan pantas kepada anak cucu.

 

v       Mempunyai anak yang berkebajikan pasti dipuji-puji banyak orang.

 

v       Barang siapa yang menghormati orang tua yang tidak tahu akan adat dan sopan santun (orang tua jahat), itu sama dengan membersihkan air kencing dan kotoran yang banyak sekali.

 

v       Bagi seorang ibu, anaklah yang menjadi buah cinta.

 

v       Anak yang jahat memberi suram kepada saudaranya.

 

v       Kalau anak mempunyai kemauan yang tidak baik harus kuat-kuat menahannya.

 

Kebendaan

 

v       Barang siapa berebut harta benda yang menyebabkan retaknya negara dan bangsa, itu bukan tindak yang mulia sebab akhirnya rusak negaranya.

 

v       Kalau terjadi peperangan lalu ikut berperang untuk mencari harta, itu tidak termasuk kesatria yang dapat berperang.

 

v       Barang siapa takut terhadap harta benda yang tidak baik, itu tergolong manusia yang mulia.

 

v       Harta benda itu menjadi teman dan juga menjadi musuh.

 

v       Harta benda itu adanya di dunia, karenanya kalau meninggal tidak dibawa.

 

v       Orang yang mencari kesejahteraan itu tidak tergolong keduniawian.

  •  Jangan menjalankan tapa brata hanya untuk mencari kekayaan, sebab hal demikian itu malah membuat hina di kemudian hari.

havitdema wrote on Feb 28
iki wis ana buku ne ya yu en...,
mycita wrote on Feb 28

Ono... ning nggo kalangan terbatas, Kang...
sing dhuwe Bos-Bos-ku....
nek aku mung iso moco wae.... maklum, prajurit....
hihihihi....

havitdema wrote on Feb 29
mycita said
hihihihi....
...sik kelingan karo prasojo jujur irit....,podo yuuuu,: isa ne ngerti kuwi kudu di woco karo nyepi.....,
mycita wrote on Feb 29

walaaahhh....
ning kuburan no.... wah, aku milih ra' melu, Kang....
hihihihi...

ziwa wrote on Mar 26
heee derek mampir ya .........................................................

Laam kenal aj yaaaaaaaaaaaa
mycita wrote on Mar 26

Lam kenal juga Mas...............

Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help

Template design Copyright © 2005 Remi Prevost Some rights reserved.